Wednesday, January 18, 2006

DAYENU (Enough is Enough)

Kemarin saya makan siang di basement di gedung ini. Kebetulan lagi bokek, jadi makan cuma sayur + telor dadar. Selagi makan di depan saya duduk seorang satpam dia kebetulan makan dengan teman-nya, waktu saya perhatikan makan siang-nya, saya hampir menangis melihatnya. Dia hanya makan dengan sayur daun singkong + 1 buah gorengan.... Ampuni saya Tuhan, seharusnya saya lebih bersyukur lagi kepada-Mu. Saya pikir saya sudah cukup menderita dengan makanan spt ini, tapi ternyata ada yang lebih kekurangan lagi. Memang kita harus sering mengucapkan DAYENU - bahasa Ibrani artinya "cukup / itu akan cukup". Enough is enough, Thanks God.

Ong Budi

Ong Budi

Sesuai dengan Tujuan Diciptakan.

Saya baru kenal orang ini. Badan-nya tegap kuat, Solihin namanya. Dia bekerja untuk sebuah moving company. Bicara-nya sangat sopan, kelihatan careful sekali. Dia yang akan menjadi supervisor pindahan kantor kami. Saya ingat pernah jadi pembicara dan mengatakan "Seandainya semua orang ditempatkan sesuai dengan bidang di mana dia diciptakan Tuhan, tidak akan ada lagi orang yang miskin & kekurangan." Juga saya katakan,"Banyak orang ditempatkan di posisi tinggi bukan karena keahliannya tetapi karena uang sogokan-nya, sehingga untuk meningkat ke arah yang lebih tinggi lagi mereka gunakan uang sogokan yang lebih besar lagi. Sehingga kadang ada banyak orang yang tidak sesuai dengan keahlian-nya ada di tempat yang tinggi."
Kembali ke Bapak Solihin, memang dari cara bicara-nya dan penampilan-nya kelihatan bukan orang pintar (tapi apa perlu pintar-pintar amat untuk mengangkat-angkat barang?). Benar... Tuhan ciptakan dia secara unik, bukan untuk menjadi Presiden dan saya tahu juga dia enggak pernah kepikiran mau ke sana, tapi "dia tepat ada di posisi di mana Tuhan ciptakan dia." So... Anda tepat berada di posisi yang Tuhan sudah rancangkan sejak Dia ciptakan Anda?
Ong Budi